Mastery by Crown Group, Proyek Pengusaha RI Dirancang 3 Arsitek Dunia

JawaPos.com – Pengusaha properti asal Indonesia, Iwan Sunito terus melebarkan sayap bisnisnya di Sydney, Australia. Setelah sukses membangun beberapa apartemen seperti di Bondi Junction, Parramatta, Ashfield, Epping, Homebush, Newington, Pennant Hills hingga Rhodes, kini Iwan membuat apartemen dengan konsep yang mendunia.

Proyek tersebut yaitu Mastery by Crown Group, hunian terbaru yang dirancang Crown Group. Terletak di 48 O’Dea Avenue Waterloo, hunian ini dirancang tiga arsitek kenamaan dunia yaitu Kengo Kuma, Koichi Takada dan Silvester Fuller. Ini adalah kali pertamanya Kengo Kuma merancang hunian di Australia.

Kengo memiliki ide unik desain eksterior layaknya hutan susun yang didominasi kayu untuk merevolusi cakrawala Waterloo, dengan kolam renang atap kantilever yang spektakuler, pusat kebugaran, spa, lounger bagi para penghuni dan bioskop mini.

Iwan menjelaskan, konsep apartemen ini nantinya seperti bukit hijau di tengah kota. Ini juga merupakan gedung pertama di Sydney yang menggunakan konsep gedung hijau. Nantinya, di komplek apartemen ini juga akan dikembangkan konsep ritel bergaya Jepang layaknya Japanese Food Town.

“Konsep ini disambut baik masyarakat Jepang dan Australia. Operator makanan luar negeri seperti Jepang dan Singapura juga tertarik mengisi ritel di sini,” kata Iwan saat ditemui di Sydney, baru-baru ini.

Sementara itu, Head of Global Capital Crown Group Priska Edwards menjelaskan, Mastery by Crown Group ini terdiri dari lima menara hunian. Tertinggi adalah menara setinggi 19 lantai yang dirancang oleh Kengo Kuma. Sedangkan, empat sisanya, tiga dirancang oleh Koichi Takada dan satu lagi oleh Silvester Fuller.

“Kita akan bikin kampung Jepang di sini. Lokasi kita tidak jauh dan hanya 5 Km dari pusat kota. Untuk ritel juga sudah banyak yang tertarik. Kita juga punya rencana akan baut festival bazar Jepang di sini,” katanya.

Priska menjelaskan, digandengnya tiga arsitek kenamaan akan menjadi daya tarik tersendiri untuk apartemen. Sebab, konsumen saat ini sudah sangat fanatik dengan tokoh yang mereka cintai.

“Arsitek itu sudah jadi selebriti di luar negeri. Misalnya Kengo Kuma, banyak masyarakat ke sini melihat dia dan menangis karena memang karyanya bagus,”

Penjualan unit apartemen ini sendiri baru akan dimulai pada 17 November 2018. Sedangkan, konstruksi ditarget selesai pada 2021. Prisca menargetkan pembeli dari berbagai negara, namun mayoritas masih dari Australia. Sebab, lokasi apartemen sangat strategis karena sangat dekat dengan pusat kota.

“Target kita lokal karena daerah ini dekat dengan kota, bandara, kampus. Untuk target orang Indonesia mungkin keluarga yang menyekolahkan anaknya ke sini, biasanya beli di sini karena enggak jauh dari kampus,” jelas Prisca.

Untuk penjualan Mastery by Crown Group ini, perusahaan pertama kalinya menggelar program promo yang cukup menarik. Untuk setiap pembeli akan mendapat kupon yang berkesempatan mendapatkan mobil Maserati anyar.

“Promo kita ada sebuah Maserati yang nantinya diundi dari semua pembeli. Siapa menang dia dapat,” pungkasnya.

(srs/JPC)