Properti Melambat, Developer Ini Malah Jual 10 Unit Rumah Super Mewah

JawaPos.com – Berkolaborasi dengan Keppel Land Limited, PT Metropolitan Land Tbk akan membangun fase ketiga The Riviera yang berlokasi di Tangerang. Dari 151 unit rumah yang akan dipasarkan, ada sebanyak 10 unit eksklusif yang dijual sangat terbatas.

Sales Manager The Riviera Fanly K menerangkan, 10 unit ini merupakan private cluster yang berdiri di atas tanah seluas 0,5 hektare. Harga jualnya mulai dari Rp 10 miliar per unit.

Dia menerangkan, satu unit rumah akan dibangun berpasangan dengan satu unit rumah lainnya. Nantinya, private cluster ini akan memiliki pintu gerbang sendiri dengan sistem keamanan dua kali lipat.

“Tipe D memiliki luas bangunan 253 meter persegi dan luas tanah mulai dari 256 meter persegi,” jelasnya di Hotel Pullman, Jakarta, Kamis (18/10).

Head of Residential Supardi Ang mengatakan konsep private cluster ini dibangun karena memang ada demand-nya. Meskipun ia juga mengetahui bahwa sektor properti kelas menengah sedang mengalami perlambatan.

“Saat membangun fase satu dan fase tiga juga sudah ada beberapa yang tanya (private cluster), tapi saat itu kami belum dapat menyediakan,” tuturnya.

Senada dengan Supardi, Direktur Metland Olivia Surodjo juga mengatakan bahwa pasar properti kelas atas masih tetap ada kendati tengah melambat. Artinya, ia percaya bahwa unit private masih memiliki pasar.

“Ya kalau enggak ada pasarnya kita enggak akan bangun dong. Tapi memang menjual yang kelas atas itu treatment-nya berbeda, jadi tidak bisa cepat (lakunya),” ujar dia.

Begitupun dengan pasar kelas menengah atas, meski saat ini tren suku bunga sedang naik namun bank masih akan tetap menahan laju kenaikan suku bunga KPR. Alasannya suku bunga KPR masih lebih solid dibandingkan dengan sektor lain.

“Bank masih kejar portofolio mereka sampai akhir tahun. Mereka masih tahan subung di KPR karena lebih aman dibanding kredit-kredit lain,” tuturnya.

Lagipula, kata dia, kalau memang naik secara tenornya pun akan diperpanjang, sehingga secara cicilan tidak akan terlalu besar.

(ce1/uji/JPC)